Bau Jalanan

Pagi ini senin, semua sibuk. Ada hari selasa, rabu, dan lainnya, tapi chaos selalu ada di hari senin — tepatnya di jam pagi, waktu segala aktivitas dimulai.

Minyak wangi yang baru kubeli dan kupakai pagi ini rasanya tak ada guna, saat aku sadari bahwa udara jalanan begitu pekat, dan aku masih harus menunggu di pinggir jalan ini sampai bis datang, mungkin 15 menit — yang terasa sangat lama — lagi.

Aku sibuk misuh-misuh sementara yang lain tetap jalan pada jalurnya masing-masing. Terlihat gurat lesu di dahi beberapa di antaranya, asap kendaraan di depannya nampak bukan masalah besar. Ada juga yang santai sambil meludah di jalan — di depanku.

Merasa mengasihani diri sendiri, tapi tak pantas. Pasti lebih banyak orang yang mengimpikan jadi sepertiku — meski aku tak pernah bermimpi jadi aku yang sekarang. Iya kan?

Ndak papa, ndak papa.

Besok akan lebih baik.

Ndasmu.

--

--

Sebuah perjalanan pencarian jati diri. Tempat misuh-misuh. IG: agniciarana #MemulaiKembali

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Agnicia Rana

Sebuah perjalanan pencarian jati diri. Tempat misuh-misuh. IG: agniciarana #MemulaiKembali