Keputusan MK Terkait Permohonan Perluasan Pasal 284, 285, dan 292 Oleh Aliansi Cinta Keluarga Indonesia (Opini)

  1. Pasal 284 (mengatur tentang perzinahan, di mana isinya mengatur perzinahan pada lelaki yang sudah beristri dan perempuan yang sudah bersuami). Di sini pemohon mengajukan untuk memperluas konteks perzinahan di luar pernikahan. Apa yang salah? Perluasan seperti apa yang dimaksud? Oh, ternyata… Dari jawaban Pak Feizal, perluasan yang dimaksud itu berupa “apa yang akan dilakukan hukum kalau yang berzina belum menikah?”, “bagaimana kalau ada kasus hamil di luar nikah?”. Pertanyaan ini muncul melihat banyaknya korban anak gadis, lalu yang menghamili tidak mau bertanggung jawab, dan ini sangat meresahkan.
  2. Pasal 285 (tentang perkosaan, di mana mengatur hukum tentang pemerkosa lelaki yang korbannya perempuan). Di sini pemohon meminta perluasan konteks juga. Apa yang akan dilakukan kalau yang diperkosa adalah lakinya (baik oleh perempuan maupun lelaki lagi)? Sedangkan kasus yang ada di Indonesia pun tidak terbatas pada perempuan yang menjadi korban, tapi ada juga lelaki yang menjadi korban. Parahnya, yang memerkosa adalah seorang lelaki.
  3. Pasal 292 (tentang pencabulan anak, di mana mengatur lelaki dewasa yang mencabuli anak di bawah umur). Pemohon meminta untuk menghilangkan batasan umur, karena ada juga tuh di Indonesia yang anak kecil mencabuli teman seumurnya sendiri (which is anak kecil juga). Gimana kalau kasusnya gitu? Terus gimana kalo korbannya bukan anak-anak?

--

--

Sebuah perjalanan pencarian jati diri. Tempat misuh-misuh. IG: agniciarana #MemulaiKembali

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Agnicia Rana

Agnicia Rana

Sebuah perjalanan pencarian jati diri. Tempat misuh-misuh. IG: agniciarana #MemulaiKembali